Berita

  • Mempersiapakan Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan yang Unggul, Prodi PMI UIN Suska Riau gelar Workshop PAR

    Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) UIN Suska Riau menggelar workshop Participactory Action Research (PAR) di gedung Aula FEIS, Senin (21/10/24). Kegiatan diikuti oleh sejumlah mahasiswa beserta dosen PMI.

    Workshop ini digagas sebagai bentuk penajaman keahlian Mahasiswa, selaku agen perubahan di masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pemberdayaan.

    Penguasaan metode yang tepat dan kemampuan memfasilitasi menjadi modal utama menggerakkan partisipasi masyarakat agar terlibat aktif dalam upaya menuju perubahan yang lebih baik.

    “PAR merupakan salah satu metode dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemberdaya. Metode ini berangkat dari gagasan ideal yang didambakan oleh masyarakat”, ucap Nuwirman, M.Si, selaku pemateri kegiatan sekaligus pendiri JEMARI Sakato yang merupakan lembag mitra kerjasama Prodi PMI UIN Suska Riau.

    Mahasiswa PMI yang terdiri dari Semester 3 dan 5, antusias dalam mengikuti rangkaian proses kegiatan. Mereka terlibat aktif memberikan gagasan serta pendapat mengenai materi yang disampaikan.

    Harapan besar dosen PMI, dengan penguasaan metode tersebut mahasiswa tidak hanya paham tentang teori melainkan percaya diri untuk terlibat penuh mengimplementasikannya di masyakat.

    Seperti yang ditegaskan oleh Yefni, M.Si selaku Sekretaris Prodi PMI UIN Suska Riau, “Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kelapangan nantinya. Untuk itu Prodi PMI menjadikan Jemari sebagai mitra kita, agar mahasiswa PMI punya labor sendiri untuk dapat terlibat langsung dalam penyelesaian masalah sosial di masyarakat”.

    Kegiatan Workshop ditutup dengan acara makan bersama antar dosen dan mahasiswa, sebagai upaya memperkuat tali silaturahmi antar sesama Prodi PMI.

    Ide kreatif : Yefni, M.Si

    Narasi : Khairunnisa, M.Si

    Foto : Habibi

  • PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA, SH., M.SC., GURU BESAR HUKUM TATA NEGARA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS INDONESIA BERIKAN ORASI ILMIAH SAAT WISUDA UIN SUSKA RIAU

    sumber berita https://www.uin-suska.ac.id/blog/2024/09/17/prof-dr-yusril-ihza-mahendra-sh-m-sc-guru-besar-hukum-tata-negara-fakultas-hukum-universitas-indonesia-berikan-orasi-ilmiah-saat-wisuda-uin-suska-riau/

    uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menggelar Sidang Senat Terbuka Universitas pada Senin, 16 September 2024, bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Acara ini menandai Wisuda Periode ke-IX untuk Program Doktor ke-56, Program Magister ke-87, serta Program Sarjana dan Diploma ke-107 tahun akademik 2024/2025. Perayaan ini juga bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriyah dan Milad UIN Suska Riau yang ke-54.

    Sebanyak 600 wisudawan dari berbagai program studi berhasil meraih gelar akademik mereka pada acara ini. Jumlah tersebut terdiri dari 33 wisudawan Program Doktor, 10 wisudawan Program Magister, serta 557 wisudawan dari Program Sarjana dan Diploma. Dalam acara tersebut, Yuliana Intan Lestari dari Program Studi Pendidikan Agama Islam S3 meraih predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98 dan predikat Cumlaude. Sementara itu, Indriani dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidahiyah dinyatakan sebagai Wisudawan Terbaik Program Sarjana dengan IPK 3,90 dan predikat Cumlaude.

    Ditengah prosesi wisuda ini, UIN Suska Riau juga menghadirkan Acara ini juga diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH., M.Sc., Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tema Orasi Ilmiah yang disampaikan adalah “Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Sistem Hukum Tata Negara: Peluang dan Tantangan”. Dalam orasinya, Prof. Yusril membahas bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan dalam sistem hukum tata negara, serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam proses tersebut. Beliau menekankan pentingnya harmonisasi antara prinsip-prinsip hukum negara dengan nilai-nilai Islam dalam rangka mencapai keadilan dan kesejahteraan sosial.

    Sebagai bagian dari perayaan Milad UIN Suska Riau ke-54, Prof. Yusril juga melakukan penanaman pohon sebagai penghijauan kampus dan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam mempromosikan kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika dan masyarakat umum.

    Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. H. Hairunas, M.Ag., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh wisudawan atas pencapaian akademik mereka. Rektor menyampaikan, “Kami sangat bangga dengan pencapaian para wisudawan yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras selama masa studi mereka. Ini adalah momen yang membanggakan bagi kita semua, terutama bagi keluarga dan masyarakat yang telah mendukung perjalanan akademik mereka”, ucap Rektor.

    Prof. Hairunas juga menekankan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan kami, agar dapat memenuhi kebutuhan dan tantangan zaman. Kami berharap para wisudawan dapat menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh untuk kemajuan masyarakat dan bangsa, serta mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupan.

    Rektor mengajak para wisudawan untuk menjadi agen perubahan yang positif, yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan negara. Beliau berharap bahwa semangat dan dedikasi yang ditunjukkan selama masa studi akan terus menjadi motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

    Acara wisuda dan perayaan Milad UIN Suska Riau ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar seluruh civitas akademika dapat terus bekerja sama untuk mencapai visi dan misi universitas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

  • Wisuda Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Berlangsung Khidmat

    Senin dan Selasa 16-17 September 2024, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) kembali melahirkan lulusan-lulusan terbaiknya dalam acara wisuda yang digelar secara khidmat di Gedung PKM. Acara ini dihadiri oleh ratusan wisudawan dan wisudawati, para orang tua, dosen, serta pimpinan universitas. Momen istimewa ini menjadi puncak dari proses panjang pembelajaran yang telah dijalani oleh para mahasiswa selama bertahun-tahun.

    Ka. Prodi PMI Dr. Titi Antin, M.Si  menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan Prodi PMI. Beliau menekankan bahwa lulusan PMI bukan hanya dibekali dengan ilmu agama dan sosial, tetapi juga kemampuan praktis dalam bidang pemberdayaan masyarakat, yang sangat dibutuhkan oleh bangsa saat ini. “Kami berharap, lulusan PMI mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, baik melalui sektor ekonomi, sosial, maupun keagamaan” .

    Dengan penuh harapan, para lulusan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam ini siap melangkah ke dunia profesional, baik di lembaga pemerintah, LSM, maupun dalam wirausaha sosial, untuk terus membawa manfaat bagi masyarakat luas.

  • Makna Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam


    Peringatan Maulid Nabi ini memiliki makna yang sangat relevan dengan misi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dalam membentuk generasi yang peduli terhadap pemberdayaan sosial dan kesejahteraan umat.

    Sebagai pemimpin umat, Nabi Muhammad SAW adalah contoh ideal dalam hal kepemimpinan yang berlandaskan kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dalam konteks ini, mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dapat mengambil pelajaran penting tentang bagaimana Nabi membangun komunitas Madinah yang inklusif dan sejahtera. Nabi SAW tidak hanya mempersatukan masyarakat dari berbagai latar belakang, tetapi juga memberdayakan mereka melalui prinsip musyawarah, keadilan, dan perhatian pada kelompok-kelompok yang terpinggirkan.

    Nabi Muhammad adalah pemimpin yang sangat mengutamakan keadilan sosial dan pemberdayaan kaum lemah. Ini sejalan dengan apa yang dipelajari dan diterapkan di Program Studi PMI, di mana fokusnya adalah membentuk masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

     

     

  • Dosen FDK UIN Suska Riau Bahas Penguatan dan Pengalaman Akademik dalam Era Teknologi

    Foto Narasumber oleh Assyari Abdullah

    Pekanbaru, 4 September 2024 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) menggelar pertemuan akademik dengan tema Penguatan dan Pengalaman Akademik Dosen FDK yang dihadiri oleh seluruh dosen akultas Dakwah dan Komunikasi. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dosen, khususnya dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dalam dunia akademik.

    Dekan FDK, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya para dosen untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang cepat, terutama dalam dunia pendidikan dan penelitian. “Kita sudah berada pada era teknologi. Kita bisa memanfaatkan, misalnya Artificial Intelligence (AI), untuk mendukung karya dosen,” ujarnya. Dekan menekankan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu dalam penulisan karya ilmiah, pengumpulan data, dan mempercepat proses analisis sehingga dosen bisa lebih produktif.

    Foto Peserta Kegiatan Oleh Yudhi Marta Nugraha

    Acara ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dari tiga dosen yang sedang menempuh pendidikan Doktoral S3, yaitu Tika Mutia, Rahmad, dan Yudhi Martha Nugraha. Mereka membagikan cerita dan tantangan yang mereka hadapi selama menempuh studi doktoral di dalam maupun luar negeri. Tika Mutia menekankan pentingnya disiplin dalam menyeimbangkan waktu antara studi, pengajaran, dan penelitian, serta pemanfaatan teknologi AI yang membantu dalam mempercepat proses penulisan disertasi dan pengumpulan data. Sementara Yudhi Marta Nugraha  berbicara tentang peran kolaborasi internasional dalam memperkaya perspektif penelitian, dan Rahmad  mengungkapkan pengalaman beradaptasi dengan dunia dan budaya kampus pada studi doktoralnya.

    Melalui pertemuan ini, para dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau diharapkan semakin siap untuk menghadapi era digital dan terus meningkatkan pengalaman akademik mereka. Dekan FDK berharap para dosen bisa mengoptimalkan teknologi seperti AI dan platform digital lainnya untuk menciptakan karya ilmiah yang relevan dan berkualitas tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Pertemuan ini menciptakan suasana positif dan inspiratif bagi seluruh peserta. Seluruh Dosen FDK sepakat bahwa peningkatan kompetensi dosen harus sejalan dengan kemajuan teknologi agar mampu berkontribusi lebih maksimal dalam dunia pendidikan di era modern ini.

     

  • Workshop Academic Writing Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau Sukses Digelar di Pekanbaru

    Pekanbaru, 21 Agustus 2024 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) sukses menyelenggarakan Workshop Academic Writing yang berlangsung pada 20-21 Agustus 2024 di Royal Asnof Hotel, Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen FDK UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para dosen dalam penulisan karya ilmiah.

    Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi menyampaikan dorongan kepada para dosen untuk terus berkarya melalui penulisan ilmiah. Ia menegaskan bahwa pembuatan publikasi ilmiah tidak hanya menjadi syarat dalam laporan kinerja dosen, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme. “Publikasi jurnal adalah kewajiban yang harus dipenuhi, dan kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas serta mempererat hubungan antar sesama dosen,” ujar Dekan.

    Workshop ini menghadirkan Dr. Moch. Faisal Karim, S.Sos., M.A., seorang ahli dari Universitas Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dr. Faisal menyampaikan pentingnya publikasi jurnal, baik nasional maupun internasional. “Publikasi jurnal bukan hanya ajang memperluas jaringan akademis, tetapi juga merupakan tuntutan bagi dosen untuk terus mengembangkan wawasan dan kompetensi keilmuan mereka,” tegasnya.

    Melalui workshop ini, diharapkan para dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau dapat lebih terampil dalam menulis karya ilmiah dan menghasilkan publikasi yang berkualitas. Penulisan jurnal yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga dalam lingkup internasional.

    Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar dosen, menciptakan sinergi yang lebih baik dalam pengembangan pendidikan di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, para peserta menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu langkah maju dalam dunia akademis.

    sumber: https://md.uin-suska.ac.id/2024/08/21/workshop-academic-writing-bagi-dosen-fdk/

  • Kuliah Umum Fakultas Dakwah dan Komunikasi “Membangun Karakter dan Integritas Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi di Era Digitalisasi “

    Pekanbaru, 5 September 2024 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi  kembali menggelar kuliah umum di Auditorium Lantai 5 UIN Suska Riau yang sukses menarik perhatian banyak mahasiswa dan dosen. Acara yang berlangsung pada Kamis, 5 September 2024 ini, mengambil tema “Membangun Karakter dan Integritas Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi di Era Digitalisasi”

    ” Kuliah umum ini menghadirkan Narasumber ternama, Dr. Asep Iwan Setiawan, M.Ag, AMC. Ketua Prodi Manajemen Haji dan Umrah UIN Gunung Djati Bandung

    Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Imron Rosidi,M.Ag., dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat terus diselenggarakan sebagai upaya untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa dalam bidang dakwah dan komunikasi. “Berkomitmen untuk terus menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidangnya, agar mahasiswa dapat terus berkembang dan siap menghadapi tantangan di dunia nyata,” ujarnya.

    Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Prof. Edi Erwan, S.Pt. MA, Ph.D, turut memberikan inspirasi kepada mahasiswa baru mengenai pengembangan diri. Ia menyampaikan bahwa terdapat berbagai beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa asalkan memenuhi syarat prestasi yang ditentukan. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi mahasiswa untuk lebih berprestasi selama menempuh pendidikan.

    Dalam paparannya, Dr. Asep Iwan Setiawan, M.Ag, AMC. menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana dakwah yang efektif di tengah perkembangan zaman. “Era digital membawa banyak tantangan, namun juga membuka peluang besar bagi para da’i untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah dengan cara yang lebih kreatif dan menjangkau lebih banyak audiens,” ujar beliau di hadapan ratusan peserta yang hadir.

    Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan yang memiliki minat dalam bidang komunikasi dan dakwah. Diskusi yang interaktif pun tercipta ketika peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pandangan terkait topik yang dibahas.

    Acara yang berlangsung selama tiga jam ini diakhiri dengan memberi cendramata dan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan komunikasi mereka dalam rangka menyebarkan pesan-pesan positif kepada masyarakat luas.

  • Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau T.A 2024/2025

    Pekanbaru, 29 Agustus 2024 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi menyelenggarakan kegiatan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa baru dengan lingkungan akademik serta nilai-nilai dakwah yang menjadi inti dari fakultas ini.

    Kegiatan PBAK dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Masduki, M.Ag, serta jajaran Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Masduki, M.Ag menekankan pentingnya PBAK sebagai langkah awal untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kemampuan komunikasi yang baik.

    Selama acara, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai program dan organisasi kemahasiswaan yang ada di fakultas. Mereka juga mendapatkan pengarahan mengenai kurikulum, sistem perkuliahan, serta etika akademik yang harus dijunjung tinggi selama menempuh pendidikan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

    Acara PBAK ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kreatif, seperti pertunjukan silat dan nyanyi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolaborasi di antara mahasiswa.

    Dengan berakhirnya kegiatan PBAK, diharapkan mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi dapat lebih siap untuk menjalani kehidupan akademik dan berkontribusi positif dalam masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai dakwah yang mereka pelajari.

  • Kolaborasi dan Silaturahmi: Kunjungan Inspiratif Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau ke Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    Sumber : https://pmi.uin-suka.ac.id/id/berita/detail/10566/kolaborasi-dan-silaturahmi-kunjungan-inspiratif-prodi-pengembangan-masyarakat-islam-uin-sultan-syarif-kasim-riau-ke-prodi-pengembangan-masyarakat-islam-uin-sunan-kalijaga-yogyakarta

    Pada hari Jum’at, 23 Agustus 2024 Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau berkunjung ke Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan 2, Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si serta Kaprodi Magister PMI, Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A.

    “Yogyakarta memiliki banyak bonus, seperti perpustakaan, LSM, dan berbagai fasilitas lainnya yang akan memperkaya pengalaman mahasiswa. Budaya akademik di sini berbeda, kokoh, dan akan berdampak pada mahasiswa ketika mereka kembali ke daerah masing-masing. Dunia akademik dan ilmiah bukan hanya tentang ilmu dan buku, tetapi juga tentang networking. Seringkali, networking ini bahkan lebih penting. Misalnya, kita mungkin membutuhkan kemampuan tertentu, dan kemampuan ini dimiliki oleh banyak orang, sehingga jaringan yang kuat sangat dibutuhkan,” ujar Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari tim prodi PMI UIN Suska Riau yang terdiri dari Ibu Dr. Titi Atin, S.Sos., M.Si, Ibu Yefni, S.Ag., M.Si, dan tiga staf lainnya. Tujuan kunjungan mereka adalah untuk bersilaturahmi dan menimba ilmu dari prodi PMI UIN Yogyakarta, serta membangun jaringan yang lebih luas. Mereka juga menyampaikan bahwa alumni mereka sering melanjutkan studi ke S2 prodi PMI di Padang, dan berharap dapat menjalin hubungan yang sama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Selanjutnya, Ibu Siti Aminah, S.Sos.I., M.Si dari prodi PMI UIN Yogyakarta membagikan informasi tentang kegiatan prodi PMI S1 tahun 2024, termasuk laboratorium PMI (Comdev Center), pengelolaan sampah kampus, PPM luar negeri di Al Jenderami, serta kurikulum 2020 dan 2024.

    Kemudian, Bapak Ahmad Izzuddin, M.Si memberikan paparan mengenai profil S2 PMI, kegiatan, dan kemahasiswaan. Ibu Dr. Hj. Sriharini, S.Ag., M.Si juga berbagi informasi tentang LSP dan BNSP, serta bagaimana uji sertifikasi dapat dilakukan secara gratis untuk mahasiswa. Beliau menekankan bahwa sertifikat ini memiliki nilai penting, terutama dalam proses penerimaan CPNS.

    Selain itu, fasilitator pemberdayaan masyarakat dapat ditawarkan kepada PMI di seluruh Indonesia dan kepada para alumni sebagai bekal dalam menghadapi CPNS.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan observasi mesin pencacah sampah dan diskusi mengenai kemungkinan kolaborasi di masa depan.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si, Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A, Dr. Hj. Sriharini, S.Ag., M.Si, Dr. Rudi, Siti Aminah, S.Sos.I., M.Si l, Ahmad Izzuddin, M.Si, Pak Khoiriddin, serta tim dari prodi PMI UIN Riau.