Berita

  • Prodi PMI Selenggarakan Pelatihan Khatib Jumat dan Praktek Ibadah untuk Mahasiswa

    Pekanbaru, 27 Mei 2025 – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan keagamaan dan sosial yang aplikatif. Pada tanggal 23 dan 26 Mei 2025, Prodi PMI sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Khatib Jumat dan Praktek Ibadah, yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PMI.

    Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Prodi PMI, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter dan kompetensi mahasiswa dalam bidang dakwah praktis. Acara ini dimoderatori oleh Dr. H. Darusman, M.Ag, salah satu dosen senior di lingkungan Fakultas.

    Foto: Moderator Dr. H. Darusman, M.Ag

    Sesi pertama pada 23 Mei 2025 berfokus pada materi teknis penyusunan khutbah Jumat, adab khatib, serta retorika dakwah. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Ginda Harahap, M.Ag, yang membahas tentang prinsip-prinsip khutbah yang baik dan struktur isi khutbah sesuai tuntunan syariat. Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan oleh Muhammad Soim, M.Ag, yang membahas tentang teknik penyampaian khutbah dan etika komunikasi dakwah di ruang publik.

    Foto: Pemateri menyampaikan materi pelatihan Khutbah

    Sesi kedua pada 26 Mei 2025 diisi dengan praktek ibadah dan simulasi khutbah Jumat. Dalam sesi ini, setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk tampil sebagai khatib secara langsung di hadapan dosen dan rekan-rekannya. Setelah penampilan, para mahasiswa mendapatkan masukan dan evaluasi langsung dari dosen pembimbing, sebagai bagian dari proses pembelajaran aktif.

    KetuaProdi PMI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum berbasis kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas lulusan, tidak hanya secara akademik tetapi juga secara praktis dan spiritual. “Kami ingin mahasiswa PMI tidak hanya paham teori, tapi juga mampu tampil di tengah masyarakat sebagai agen perubahan dan pemimpin keagamaan,” ujarnya.

    Foto Antusias Mahasiswa Mengikuti Pelatihan

    Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari mahasiswa. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru yang bermanfaat dan menambah kepercayaan diri untuk tampil di ruang publik keagamaan.

    Dengan kegiatan seperti ini, Prodi PMI terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi yang siap berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat Islam yang madani.

  • Semarak Millad ke-27 Prodi PMI: Sambut Ramadan dengan Penampilan Nasyid Rebana Mahasiswa

    Pekanbaru, 27 Februari 2025 – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) menyelenggarakan peringatan Millad ke-27 dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan yang dilangsungkan pada Rabu, 27 Februari 2025  ini juga dirangkaikan dengan penyambutan bulan suci Ramadan 1446 H, menjadikan momentum tersebut sarat makna spiritual dan kebersamaan.

    Acara yang berlangsung di Gedung PKM UIN Sultan Syarif Kasim Riau ini dihadiri oleh jajaran dosen, mahasiswa, alumni, serta tamu undangan. Dalam sambutannya, Ketua Prodi PMI menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Prodi PMI selama 27 tahun dalam berkontribusi mencetak lulusan yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

    Foto: Sambutan Ketua Prodi PMI

    “Momen millad ini bukan hanya ajang refleksi, tetapi juga penguatan semangat kita untuk terus berinovasi dan melayani umat. Apalagi tahun ini bertepatan dengan menjelang Ramadan, maka nilai-nilai keislaman dan spiritualitas kita harap semakin mengakar,” tutur beliau.

    Acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni islami dari mahasiswa PMI, di antaranya persembahan nasyid rebana yang memukau audiens. Lantunan shalawat dan lagu-lagu islami yang dibawakan menciptakan suasana yang syahdu dan menyentuh hati, sekaligus menjadi pengingat akan datangnya bulan suci penuh berkah.

    Foto: Penampilan Nasyid Rebana Mahasiswa Prodi PMI

    Kegiatan Millad ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sivitas akademika dan alumni, serta sarana memperkuat identitas keilmuan Prodi PMI yang berakar pada nilai-nilai Islam dan pengembangan masyarakat.

    Dengan mengusung semangat kolaboratif, kreatif, dan spiritual, Prodi PMI terus berkomitmen untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat yang berkeadaban. Semoga usia ke-27 ini menjadi awal baru bagi langkah-langkah yang lebih besar di masa depan.

  • Pertemuan Awal Semester Genap 2025: Dosen Prodi PMI Ikuti Pendampingan Penyusunan RPS oleh LPM

    Pekanbaru, 4 Februari 2025 – Mengawali perkuliahan semester genap tahun akademik 2024/2025, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) menggelar Pertemuan Awal Dosen yang dirangkaikan dengan kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), bertempat di ruang rapat fakultas.

    Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah di Prodi PMI dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai langkah awal untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi akademik, serta memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga sesuai dengan standar yang ditetapkan.

    “Salah satu elemen penting dalam menjamin kualitas pembelajaran adalah RPS yang disusun dengan baik, sesuai kebutuhan zaman, dan mengintegrasikan capaian pembelajaran lulusan,” ujar Dekan dalam arahannya.

    LPM sebagai mitra strategis dalam penjaminan mutu turut hadir untuk memberikan pendampingan teknis dalam penyusunan RPS. Tim LPM menjelaskan berbagai komponen penting dalam RPS yang harus diperhatikan, mulai dari rumusan capaian pembelajaran, strategi pembelajaran aktif, hingga metode penilaian berbasis outcome.

    Dalam sesi praktik, para dosen didampingi secara langsung dalam merevisi dan menyusun RPS masing-masing, dengan memastikan keterpaduan antara profil lulusan, mata kuliah, dan indikator pencapaian.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan RPS yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan lapangan, khususnya dalam pengembangan masyarakat Islam.

    Dengan pertemuan awal dan pendampingan ini, Prodi PMI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan melalui penguatan peran dosen sebagai penggerak utama pembelajaran yang berkualitas.

  • Workshop Penyusunan Akreditasi Internasional

    Pekanbaru – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang berada di bawah naungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan. Sebagai salah satu program studi yang telah mendapatkan akreditasi Unggul, PMI diutus untuk mengikuti Workshop Penyusunan Akreditasi Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Suska Riau.

    Workshop yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 November 2024, bertempat di Hotel Grand Central Pekanbaru, diikuti oleh 25 program studi dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Suska Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan teknis dan strategis kepada program studi dalam menyusun dokumen dan standar yang dibutuhkan untuk memperoleh akreditasi internasional, sesuai dengan tuntutan globalisasi dan peningkatan daya saing perguruan tinggi.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Hj Helmiati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya akreditasi internasional untuk meningkatkan reputasi akademik universitas. “Dengan akreditasi internasional, program studi di UIN Suska Riau diharapkan dapat menunjukkan kualitas yang setara dengan universitas di kancah global. Hal ini juga menjadi langkah strategis untuk menarik lebih banyak mahasiswa dari luar negeri,” ujarnya.

    Perwakilan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam menyambut positif kesempatan ini. “Sebagai program studi yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, kami melihat akreditasi internasional sebagai peluang untuk memperluas jejaring global. Kami juga ingin memastikan lulusan kami memiliki kompetensi yang diakui secara internasional, khususnya dalam bidang pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam,” ujar salah satu dosen PMI.

    Workshop ini melibatkan para narasumber yang berpengalaman dalam bidang penjaminan mutu dan akreditasi internasional. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme penyusunan dokumen akreditasi, pemahaman tentang standar mutu internasional  hingga strategi pengelolaan program studi berbasis sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

    Melalui partisipasi dalam workshop ini, diharapkan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam mampu merancang langkah-langkah konkret untuk mencapai akreditasi internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi program studi lain dalam mengembangkan standar mutu pendidikan yang lebih tinggi.

     

  • Selamat! Alumni Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Lolos Seleksi CPNS Dosen dan PPPK PKH Kemensos

    [Pekanbaru, 15/1/2025] – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dengan bangga mengucapkan selamat kepada para alumni yang telah berhasil lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai dosen, Guru, Teknis dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos).

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kompetensi dan kontribusi alumni PMI dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan serta mencerminkan kualitas pendidikan di Prodi PMI. Para alumni yang terpilih menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan keunggulan dalam bidang pemberdayaan masyarakat serta komitmen mereka untuk melayani dan membawa dampak positif bagi komunitas.

    “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Semoga keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Ketua Prodi PMI.

    Prodi PMI juga berharap bahwa alumni yang lolos seleksi ini dapat memberikan dampak signifikan melalui peran mereka sebagai pendidik dan pendamping sosial. Dalam kapasitas mereka, diharapkan mampu mendorong penguatan kapasitas masyarakat, memberdayakan kelompok marginal, serta memajukan visi kesejahteraan sosial berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal.

    Selamat kepada para alumni atas pencapaian ini! Semoga kesuksesan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa.

  • Pesona PMI 2024 Sukses Digelar di Gedung Islamic Center UIN Suska Riau

    Pekan Seni dan Olahraga (Pesona) PMI 2024 telah sukses diselenggarakan pada 22 November 2024 di Gedung Islamic Center UIN Suska Riau. Acara tahunan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) ini menjadi ajang untuk menampilkan bakat sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa. Dalam gelaran tahun ini, panitia menghadirkan delapan cabang lomba yang mencakup berbagai bidang seni dan olahraga, seperti Bujang Dara, Solo Song, Playstation, Voli, Badminton, Mobile Legend, hingga Futsal. Kompetisi yang penuh semangat ini tidak hanya menjadi arena bagi mahasiswa untuk beradu kemampuan, tetapi juga menjadi wadah untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kreativitas.

    Setiap cabang lomba berhasil menciptakan antusiasme luar biasa dari para peserta maupun penonton. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa Pesona PMI 2024 tak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebuah perayaan persatuan dan kolaborasi di kalangan mahasiswa. Pesona PMI 2024 membuktikan bahwa mahasiswa PMI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam bidang seni dan olahraga. Acara ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan menjalin solidaritas.

    Author : Farhan Yazid Ismail

  • PRODI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU  BERDASARKAN SK BAN-PT NO. 6567/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XI/2024 TERAKREDITASI “UNGGUL”

    Alhamdulillah
    PRODI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
    BERDASARKAN SK BAN-PT
    NO. 6567/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XI/2024

    TERAKREDITASI “UNGGUL”

  • KEGIATAN MAHASISWA PKL DI JEMARI SAKATO PADANG

    Katapiang 22 Oktober 2024, JEMARI Sakato dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman menyelenggarakan  Penilaian Resiko Multibahaya (HVCA) bersama KSB nagari di aula kantor Wali Nagari Katapiang. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai ancaman dan kerentanan yang dihadapi suatu wilayah, sehingga KSB dapat merencanakan dan mengambil langkah mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons secara tepat.

     

     

     

    Kegiatan di fasilitasi oleh Agung dan Tara selaku Fasilitator dari LSM Jemari Sakato yang juga dibantu langsung oleh Lugi Mardion Putra dan Muslimatul Husna selaku mahasiswa magang dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Khasim Riau. Fasilitator memfasilitasi KSB membuat kalender musim agar masyarakat mengetahui apa-apa saja peristiwa-peristiwa yang kerap kali terjadi dalam kurun waktu setahun terakhir dan juga membantu memfasilitasi kelompok KSB dalam membuat diagram ven untuk menggambarkan hubungan dan peran antara berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, seperti Pemerintah Nagari, KAN, KSB, PKK, Posyandu dan lembaga lain yang terkait. Hal ini membantu memahami siapa saja yang akan bekerja sama dan bagaimana mereka berinteraksi jika terjadi bencana. Kegiatan ini dilakukan dengan 15 orang peserta yang diikuti secara antusias dan partisipatif oleh anggota KSB.

     

     

     

    Di akhir kegiatan KSB mengucapkan terimakasi kepada LSM Jemari Sakato yang telah menbantu kelompok mengulas kembali dan meberikan penguatan kapasitas dalam kesiapsiagaan terhadap bencana. KSB juga menyampaikan harapannya untuk CSR Pertamina Aft Minangkabau agar kedepan bisa memberikan support kepada KSB Nagari Katapiang berupa bantuan fisik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat jika nanti terjadi bencana. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan KSB Nagari Katapiang dapat menerapkan program mitigasi dan pencegahan yang telah direncanakan, termasuk simulasi dan pelatihan berkelanjutan bagi anggotanya serta mampu mengembangkan dan menerapkan rencana tanggap darurat yang bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk siap menghadapi bencana.

    Sumber berita : Yefni, M.Si